KPU Kota Kendari Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMAN 11 Kota Kendari
kota-kendari.kpu.go.id Kendari 18 November 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari kembali melanjutkan agenda sosialisasi pemilih pemula ke sekolah-sekolah. Kali ini, KPU menyambangi SMAN 11 Kota Kendari untuk memberikan edukasi terkait pentingnya peran pemilih pemula dalam menentukan masa depan demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Hermanto selaku perwakilan KPU Kota Kendari memberikan pemahaman dasar kepada para siswa mengenai pentingnya mengenal proses pemilihan umum. Ia menjelaskan bahwa dalam pemilu terdapat beberapa kategori yang dipilih pemilih, mulai dari partai politik, calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPD/DPRD, hingga pemilihan kepala daerah seperti wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.
Hermanto juga menegaskan bahwa syarat menjadi pemilih adalah berusia 17 tahun dan memiliki KTP. Namun, bagi warga yang belum berusia 17 tahun tetapi sudah atau pernah menikah, tetap diperbolehkan menggunakan hak pilihnya.
Sementara itu, Hans turut memberikan penjelasan mengenai upaya KPU Kota Kendari yang dalam beberapa bulan terakhir terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan kewarganegaraan, terutama bagi pemilih pemula. Hans juga menginformasikan bahwa siswa dapat mengecek apakah mereka sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui situs cekdptonline.go.id.
Pada kesempatan yang sama, Arwah selaku Ketua Divisi Sosialisasi KPU Kota Kendari mengingatkan para siswa mengenai risiko salah memilih pemimpin. Menurutnya, pilihan yang tidak tepat dapat menghadirkan kebijakan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Karena itu, Arwah mengajak seluruh siswa SMAN 11 Kota Kendari untuk menjadi pemilih yang cerdas, yakni dengan mempelajari visi misi calon, mengetahui latar belakangnya, tidak tergiur politik uang, tidak termakan hoaks, serta tidak terprovokasi isu SARA.
Arwah juga menekankan bahwa penting bagi para siswa untuk memahami proses pemilihan sebagai bagian dari tanggung jawab mereka sebagai calon pemilih di masa mendatang.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan kuis interaktif yang bertujuan memastikan materi yang disampaikan dapat diserap dan diingat kembali oleh para siswa.
(humasKPUKendari:Hy/foto:Dm)